3260

PEMBERDAYAAN GERMAS PADA MASYARAKAT SEKOLAH/ MADRASAH

Nature  

Boyolali- Kamis, 8 September 2022. Gerakan Masyarakat  Hidup Sehat atau biasa dikenal dengan istilah germas tidak lagi hanya sebuah inovasi yang dikenalkan dari Inpres No.1 Tahun 2017. Germas telah menjadi suatu program indikator baik di tingkat Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Keberadaan germas diyakini mampu menggiatkan atau memberdayakan masyarakat dalam lingkup kesehatan, terutamanya pada promosi kesehatan dan pencegahan penyakit.

Salah satu rencana aksi pembudayaan germas adalah di tatanan pendidikan. Dengan munculnya banyak permasalahan kesehatan pada anak usia sekolah, seperti 32% anak usia 15-24 tahun mengalami anemia, maka perlu adanya pemberdayaan germas bagi masyarakat sekolah/ madrasah. Fokus germas di tatanan pendidikan ini diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dengan 7 indikator, yaitu A-G. Ketujuh indikator tersebut diantaranya Aktifitas fisik secara teratur dan terukur, Bersama-sama menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah, Cek kesehatan secara berkala, Diit gizi seimbang (isi piringku) dan kantin sehat di sekolah, Edukasi perilaku hidup sehat,Fokus pada penerapan 4K (KTR, KTN, KTP, KTK) dan Gerakan bersama minum Tablet Tambah Darah (TTD).

Dengan berkolaborasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali dan Dinas Pendidikan Kebudayaan Wilayah V Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan pertemuan pemberdayaan germas bagi masyarakat sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap, di mana tahap I telah berlangsung pada Kamis, 8 September 2022. Adapun peserta yang mengikuti adalah siswa siswi dan guru pendamping dari MAN 1 Boyolali dan SMA 3 Negeri Boyolali.

Komentar

No results found.

Tulis komentar

Matematika, contoh, 45-12 = 33