1288

Talkshow Peran Kader dalam Upaya Penurunan AKI dan AKB di Kabupaten Boyolali

Nature  

Boyolali-3 November 2022, Masih adanya kasus angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Boyolali, menjadi perhatian khusus bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali. Kabupaten Boyolali kini masih berada di 10 kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang AKI dan AKB tergolong tinggi. Pada tahun 2020 kasus AKI mencapai 17 kasus. Pada tahun 2021 terdapat 45 kasus dan di tahun 2022 hingga bulan November ini ada 15 kasus AKI. Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali melalui Bidang Kesmas mengadakan kegiatan talkshow peran kader dalam upaya penurunan AKI dan AKB di Kabupaten Boyolali. Kegiatan berlangsung pada tanggal 3 November 2022 berlokasi di Hotel Front One, Kemiri, Mojosongo, Boyolali. Dengan berlangsungnya kegiatan tersebut diharapkan dapat menurunkan AKI dan AKB di Kabupaten Boyolali melalui kader kesehatan.

Pada rangkaian acaranya, dimulai dengan sambutan Ibu Sri Rahayu Murtiningsih selaku Sub Koordinator Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Kabupaten Boyolali tentang upaya penurunan AKI dan AKB memerlukan peran serta dari semua elemen masarakat utamanya Kader Kesehatan. Kader kesehatan merupakan ujung tombak yang berperan secara langsung dalam memberikan fasilitasi kesehatan kepada masyarakat. Kader dapat lebih intens atau ikut memantau ibu hamil yang ada di lingkungan sekitar lingkungan desa masing masing. Sehingga peran kader ini semakin optimal dalam membantu angka penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Boyolali.

Dalam acara talkshow dipandu secara langsung oleh moderator, ibu SKC Yunieti yang merupakan seorang penyiar radio. Menghadirkan secara langsung narasumber yang ahli di bidangnya yaitu dr,Ryan Ibrahim, seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn) dari RSU Umi Barokah. Materi yang disampaikan terkait dengan risiko tinggi pada ibu hamil utamanya menekankan pada penyebab AKI tertinggi yaitu preeklamsi dan anemia. Diharapkan kader dalam TPK dapat melakukan skrinning risti pada ibu hamil melalui skoring Puji Rochyati yang dibagikan secara langsung oleh dr.Ryan Ibrahim. Narasumber kedua yaitu Satryo Sasono,S.H yang memberikan materi optimalisasi tim pendamping keluarga dalam menurunkan AKI dan AKB. Serta, narasumber yang ketiga yakni Arina Iswandari dari Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali yang berbicara terkait dengan program perencanaan, persalinan dan pencegahan komplikasi.

Komentar

No results found.

Tulis komentar

Matematika, contoh, 45-12 = 33