1015

Update Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Boyolali

Nature  

Boyolali - Rabu, 10 Maret 2020 dilaksanakan pertemuan terkait pengembangan kasus dan percepatan penanganan kasus covid-19 di BPBD Kabupaten Boyolali. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Boyolali,Sekda Boyolali,Kapolres Boyolali ,Dandim, Asisten 1, Asisten 2, dan semua kepala OPD terkait di Kabupaten Boyolali. Dalam kegiatan ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, Bupati Boyolali, M. Said Hidayat dengan tegas akan terus mendorong percepatan dalam menangani Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan, dr.Ratri.S.Survivalina menyampaikan terkait laporan perkembangan covid-19 di Boyolali.

Terhitung pada Rabu (10/3/2021) terdapat 5.670 kasus terkonfirmasi positif covid-19 secara akumulatif di Kabupaten Boyolali. Jumlah kasus aktif yaitu 170 pasien dengan rincian 36 pasien menjalani perawatan di rumah sakit dan 134 pasien yang menjalani isolasi mandiri. Pasien sembuh sejumlah 5.289 pasien, Berdasarkan data tersebut menujukkan bahwa tingkat kesembuhan pasien covid-19 di Kabupaten Boyolali cukup tinggi.

Kapasitas ruang isolasi di RS yang ada di Boyolali yaitu 138 ruang dan terisi sejumlah 33 ruang (24%) dan untuk ruang ICU tidak terisi sama sekali. Hal tersebut menunjukan jumlah pasien dengan gejala ringan-berat hanya sedikit dan diharapkan bisa segera sembuh.

Salah satu upaya penanganan covid-19 yaitu adanya program vaksinasi. Sejak dicanangkan program vaksinasi pada Januari 2021, Boyolali sudah melaksanakan vaksinasi pada kelompok yang mendapatkan vaksin pertama antara lain tenaga kesehatan dan pelayan publik. Sasaran prioritas vaksinasi selanjutnya yaitu Guru TK, Paud, SD, MI dan RA, Guru SMP dan MTS, Guru SMA dan MA, Perangat Desa, Dosen, Lansia, Parisiwata/Perhotelan/Restoran, PKK, dan Dinsos Provinsi (Panti Asuhan Pamardi Utomo).

Tenaga pendidik mendapatkan vaksinasi prioritas pertama pada saat ini dan sudah mulai berjalan vaksinasi tersebut. Hal ini sehubungan dengan rencana pembukaan sekolah tatap muka pada pertengahan tahun 2021.Pengembangan sasaran vaksinasi prioritas hingga tanggal 9 Maret 2020 untuk tenaga pendidik sebagai prioritas pertama yaitu sebesar 2.373 orang. Sedangkan untuk prioritas lainnya belum mulai dilakukan vaksinasi. Jumlah keseluruhan sasaran vaksinasi yg sudah mendapatkan vaksin secara keseluruhan hingga tanggal 9 Maret 2020, yaitu 13.189 orang. 

Komentar

No results found.

Tulis komentar

Matematika, contoh, 45-12 = 33