Boyolali - Rabu, 7 Juni 2023 Bupati Boyolali, Bapak M.Said
Hidayat S.H melaunching suatu gerakan masyarakat untuk menurunkan Angka
Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Boyolali yaitu GERAKAN
MERBABU (Gerakan Merawat Bayi dan Ibu). Gerakan
bersama ini akan melibatkan seluruh stake hokder hingga jajaran desa dan
masyarakat untuk Bersama-sama menekan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian
Bayi yang masih cukup tinggi selama tiga tahun terakhir di Kabupaten Boyolali.
Program Gerakan Merbabu ini akan mendorong pelibatan multi
stakeholder sampai tingkat desa. Bahkan melibatkan organisasi masyarakat sipil
(OMS). Tujuannya, meningkatkan pelayanan Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir dan
Anak (KIBBLA). Gerakan Merbabu dijalankan melalui Pembentukan Desa Siaga KIBBLA.
Dengan adanya inovasi ini diharapkan dapat menjadi sebuah sinergitas dari
berbagai pihak dengan berbagai jenis kegiatan demi kesehatan dan keselamatan
ibu dan bayi.
Pada saat launching Gerakan MERBABU, Kepala Dinas Kesehatan
Boyolali, dr.Puji Astuti,MM menyampaikan bahwa mengatakan angka ibu bersalin
memang cukup tinggi. Pada 2022 angka ibu bersalin mencapai 12.956 orang. Lalu
pada awal 2023 sampai Mei sudah ada 4.392 ibu bersalin. Namun, selama kurun
Januari-April, tercatat sudah ada 36 kasus kematian bayi dan 4 Kasus Kematian Ibu.
Penyebab kematian ibu tertinggi dikarenakan pre-eklamsi, perdarahan, penyakit
jantung, emboli, dan lainnya. Sedangkan kematian bayi disebabkan karena berat
badan lahir rendah (BBLR) asfiksia, pneumonia, dan lainnya.
dr.Puji Astuti menegaskan bahwa pihaknya telah mengupayakan
berbagai program untuk menekan AKI dan AKB. Mulai dari peningkatan akses
pelayanan kesehatan ibu dan anak, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan,
pemberdayaan masyarakat dengan pemanfaatan buku kesehatan ibu dan anak, serta penguatan
tata kelola dengan penguatan upaya promotif dan preventif di tiap puskesmas
akan tetapi AKI dan AKB masih cukup tinggi di Boyolali. Melalui terobosan baru
yang inovatif ini “Gerakan MERBABU” diharapkan dapat menekan dan menurunkan Angka
Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi di Boyolali.





Komentar
Tulis komentar