Vaksinasi Covid-19 Tahap Ke-2 Bagi OPD di Kabupaten Boyolali

Boyolali – Kamis, 18 Maret 2021 dilaksanakan vaksinasi covid-19 tahap yang ke-2 bagi semua OPD di Boyolali. Pelaksanaan vaksinasi tahap ke -2 tersebut dipusatkan pada 4 tempat yaitu Dinas Kesehatan, Pendopo Ageng, DP2KBP3A, dan DISKOPNAKER. Pelaksanaan vaksinasi bertempat salah satunya di aula depan Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali. Kegiatan vaksinasi tersebut dimulai pada jam 08.00 WIB hingga selesai yang diikuti sekitar 377 orang dari berbagai ODP yang ada di Kabupaten Boyolali dengan pembagian jam tertentu untuk mengurangi kerumunan. 

Pelaksanaan vaksinasi tersebut merupakan vaksinasi lanjutan dari vaksin yang pertama yang sudah dilakukan sebelumnya yaitu tanggal 04 Maret 2021. Proses vaksinasi lengkap diberikan 2 kali dengan dosis yang berbeda. Jarak pemberian vaksin dari dosis 1 ke dosis 2 yaitu selama kurang lebih 14 hari. Dalam proses pemberian vaksin tersebut, semua peserta vaksin harus dalam kondisi sehat.  

Alur kegiatan vaksinasi tersebut dimulai dengan pemberian nomor antrian kepada peserta yang hadir, kemudian semua peserta dilakukan pengecekkan suhu tubuh dan diminta untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Kemudian setiap peserta vaksinasi menunggu di kursi tunggu hingga mendapat panggilan sesuai nomor urut. Setiap peserta secara berurutan sesuai nomor menuju ke Meja 1 (Meja Pendaftaran) untuk dilakukan pendataan peserta dengan menunjukkan KTP, lalu ke Meja 2 (Meja Screening) untuk dilakukan pengecekkan kesehatan dan juga cek tensi. Kemudian menuju ke Meja 3 (Meja Vaksinasi) untuk mendapatkan suntikan vaksin covid-19 sesuai dengan dosisnya, dan terakhir menuju ke Meja 4 (Meja Pencatatan, Monitoring pasca vaksin, dan Pemberian Kartu) untuk melakukan monitoring setelah pemberian vaksin dan pencetakan kartu vaksinasi. Setelah semua meja sudah selesai, peserta vaksin diminta untuk menunggu selama 30 Menit untuk melihat apakah ada respon atau keluhan yg muncul setelah pemberian vaksin.

Vaksinasi telah diberikan secara lengkap kepada peserta, akan tetapi setiap peserta tetap diminta untuk selalu melakukan protokol kesehatan dan menerapkan 5M. Hal tersebut sebagai upaya untuk meminimalisir penyebaran virus covid-19. 


Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit 

 

Berita Terkait