Salah satu hal yang
menjadi faktor penular virus Covid-19 adalah adanya kerumunan. Salah satu
bentuk kerumunan dan tidak adanya jaga jarak (minimal 1-1,5 meter) adalah
kegiatan keagamaan, diantaranya pelaksanaan sholat Jumat berjama'ah. Sejak
adanya Covid-19 pelaksanaan sholat jama'ah di masjid menjadi berkurang. Begitu
yang terjadi di Masjid Agung Boyolali.
Namun dengan penurunan secara signifikan kasus Covid-19 dengan
pengadaan PPKM Mikro, Pemerintah memberi kelonggaran dengan membuka kembali
pelaksanaan shalat Jumat berjamaah di Masjid Agung Boyolali. Tepatnya pada hari
Jumat, 26 Maret 2021, adalah kegiatan perdana berlangsungnya sholat Jumat
berjama'ah di Masjid Agung Boyolali. Pelaksanaan sholat Jumat ini juga tetap
memperhatikan protokol kesehatan secara ketat.
Masyarakat sangat antusias dengan pembukaan kembali sholat Jumat
di Masjid Agung Boyolali dibuktikan dengan kedatangan mereka untuk sholat
dengan menggunakan protocol kesehatan lengkap. Saat hendak memasukin masjid, masyarakat
diwajibkan mengenakan masker kemudian mereka dengan sadar mencuci tangan dengan
sabun di air yang mengalir yang sudah disiapkan. Kemudian dilanjutkan dengan
pengukuran suhu badan oleh petugas di masjid. Dalam melaksanakan shalat
Jumatnya, para jamaah juga menjaga jarak.





Komentar
Tulis komentar