Boyolali,
Senin- 26 Februari 2024. Dalam mendekatkan dan meratakan pelayanan kesehatan
bagi masyarakat, Pemerintah menginisiasi program Integrasi Pelayanan Kesehatan
Primer (ILP) yang mana program ILP ini adalah wujud penyederhanaan pelayanan
kesehatan. Jika sebelumnya di tingkat desa/ kelurahan/ dusun ada posyandu
balita, posbindu, posyandu lansia, posyandu remaja maupun pos-pos lainnya.
Sekarang, melalui ILP, pelayanan kesehatan menjadi satu dalam nama Posyandu, di
mana kegiatannya mencakup seluruh siklus hidup. Untuk posyandu ini berada di
tingkat dusun/ rw/rt. Sedangkan layanan kesehatan di tingkat desa, ada Pustu,
dan tingkat kecamatan, ada Puskesmas.
Dalam rangka menyukseskan program
ILP, terutamanya untuk mendekatkan layanan kesehatan bagi masyarakat boyolali,
maka Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali melaunching program ILP pada 26
Februari 2024 di Ballroom Hotel Azhima. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris
Daerah Kabupaten Boyolali, Tim kerja ILP Dinas kesehatan kabupaten boyolali,
OPD dan LSM terkait, Kepala Puskesmas, Camat, Kepala Desa terpilih, dan kader
posyandu yang menjadi lokus ILP dan sebagai Center of Excellent.
Dalam roadmap ILP di Kabupaten
Boyolali, telah ditetapkan 6 Puskesmas, 4 Pustu, 2 PKD dan 50 posyandu sebagai
lokus ILP. Enam Puskesmas yang menjadi lokus berkesempatan mendapatkan pin dan
SK Penetapan Lokus ILP. Keenam puskesmas tersebut adalah Puskesmas Cepogo,
Nogosari, Karanggede, Mojosongo, Sawit dan Ngemplak. Launching ILP ini ditandai
dengan pemukulan gong oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali.
Boyolali Sehat,
Boyolali Metal





Komentar
Tulis komentar