46

Waspada Kanker Payudara

Nature  

     Kanker payudara merupakan kanker tersering di Indonesia dan merupakan penyebab kematian tertinggi. Data terbaru (Globocan 2020/2024) menunjukkan kasus baru mencapai >80.000 per tahun. Jumlah kasus kanker di Indonesia terus meningkat dan diprediksi melonjak hingga lebih dari 70% pada tahun 2050. Kanker payudara adalah tumor ganas yang terbentuk dari sel-sel payudara yang tumbuh dan berkembang tanpa terkendali sehingga dapat menyebar diantara jaringan atau organ di dekat payudara atau ke bagian tubuh lainnya.

     Gejala dan tanda yang perlu diwaspadai terhadap kanker payudara antara lain :

  1. Penambahan ukuran/besar yang tidak biasa pada payudara
  2. Salah satu payudara menggantung lebih rendah dari biasanya
  3. Lekukan seperti lesung pipit pada kulit payudara
  4. Cekungan atau lipatan pada putting
  5. Perubahan penampilan putting payudara
  6. Keluar cairan seperti susu atau darah dari salah satu putting
  7. Adanya benjolan pada payudara
  8. Pembesaran kelenjar getah bening pada lipatan ketiak atau leher
  9. Pembengkakan pada lengan bagian atas

     Kanker payudara bisa terjadi pada siapa saja, namun beberapa orang memiliki risiko lebih tinggi dibanding yang lain. Beberapa faktor risikonya antara lain:

  1. Riwayat kanker payudara dalam keluarga
  2. Menstruasi terlalu dini / menopause terlambat
  3. Tidak pernah menyusui
  4. Obesitas dan gaya hidup tidak sehat
  5. Penggunaan terapi  hormon dalam jangka panjang

     Beberapa hal yang perlu dilakukan sebagai langkah pencegahan kanker payudara adalah sebagai berikut :

  • Jalani Hidup Sehat Secara Konsisten  

     Gaya hidup aktif dan sehat berperan penting dalam menjaga keseimbangan hormon dan meningkatkan sistem imun tubuh. Aktivitas fisik rutin dapat menurunkan kadar estrogen dan insulin, dua hormon yang berperan dalam perkembangan kanker payudara. Selain itu, manajemen stres dan pola tidur yang baik juga membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan. Hindari paparan zat karsinogenik seperti polusi udara dan bahan kimia berbahaya yang dapat merusak DNA sel.

  • Jaga Berat Badan Ideal

      Obesitas, terutama setelah menopause, dapat meningkatkan produksi estrogen oleh jaringan lemak yang dapat merangsang pertumbuhan sel kanker payudara. Menjaga berat badan ideal melalui diet seimbang dan olahraga teratur sangat dianjurkan untuk mengurangi risiko ini.

  • Hindari Rokok dan Alkohol

         Rokok mengandung berbagai zat karsinogenik yang dapat merusak DNA dan memicu mutasi sel, termasuk pada jaringan payudara. Konsumsi alkohol juga berhubungan dengan peningkatan risiko kanker payudara karena alkohol meningkatkan kadar estrogen dan zat radikal bebas dalam tubuh.

  • Perbanyak Konsumsi Makanan Kaya Antioksidan

       Antioksidan berperan melindungi sel dari kerusakan oksidatif yang dapat memicu kanker. Makanan seperti buah beri, jeruk, apel, sayuran hijau, brokoli, tomat, ikan berlemak, kacang-kacangan, biji-bijian, teh hijau, kunyit, dan jahe sangat dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin.

  • Rutin Lakukan Deteksi Dini (SADARI & SADANIS)

       Deteksi dini melalui SADARI (Periksa Payudara Sendiri) yang dilakukan setiap bulan dan SADANIS (Periksa Payudara Klinis oleh tenaga medis) minimal setahun sekali sangat penting untuk menemukan kelainan sejak awal. Mammografi dianjurkan secara berkala terutama bagi wanita di atas 40 tahun atau yang memiliki riwayat keluarga kanker payudara.


      Yuk bersama-sama kita tingkatkan pola hidup sehat agar bisa terhindar dari kanker payudara.

 


Penulis : Arum Koesdyahmurti, S.KM

Pengulas : Sri Rahayu Murtiningsih, S.ST

Desain Cover : Kartika Kirana, S.KM

 

Sumber :

Politekik Kesehatan Kemenkes Semarang, Buku Saku Deteksi Dini Kanker Payudara, 2021

Kemenkes RI, Kasus Kanker Diprediksi Meningkat 70 Persen pada 2050, Kemenkes Perkuat Deteksi Dini, 06 Februari 2025, https://kemkes.go.id/id/kasus-kanker-diprediksi-meningkat-70-persen-pada-2050-kemenkes-perkuat-deteksi-dini

Kemenkes RI, Deteksi Dini Kanker Payudara Breast Cancer Semakin Cepat Semakin Besar Peluang Sembuh, 5 Agustus 2025, https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/4168/deteksi-dini-kanker-payudara-breast-cancer-semakin-cepat-semakin-besar-peluang-sembuh

Komentar

No results found.

Tulis komentar

Matematika, contoh, 45-12 = 33