Vaksinasi Covid-19
lanjutan bagi seluruh tenaga kesehatan yang belum mendapatkan vaksin dilaksanakan
pada Hari Selasa, 23 Februari 2021 di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali. Tenaga
kesehatan lansia juga termasuk dalam daftar penerima vaksin kali ini.
Sebelumnya sudah dilaksanakan juga vaksinasi pertama kali untuk semua forkompinda
Kabupaten Boyolali pada tanggal 25 Januari 2021.
Kegiatan vaksinasi Covid-19
lanjutan bagi seluruh tenaga kesehatan yang belum mendapatkan vaksin dilaksanakan mulai tanggal 23 Februari 2021
sampai dengan 28 Februari 2021. Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 08.00 –
17.00 WIB. Pembukaan kegiatan vaksinasi dilakukan dengan pidato dan
pengarahan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali. Kemudian dilanjutkan
dengan koordinasi bersama antara Kepada Dinas Kesehatan, Kepala Bidang
Pengelolaan Pemberant
asan Penyakit, Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, dan
Tim Vaksinator lainnya.
Alur kegiatan vaksinasi tersebut dimulai dengan pemberian nomor antrian kepada peserta yang hadir, kemudian semua peserta dilakukan pengecekkan suhu tubuh dan diminta untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Kemudian setiap peserta vaksinasi menunggu di kursi tunggu hingga mendapat panggilan sesuai nomor urut. Setiap peserta secara berurutan sesuai nomor menuju ke Meja 1 (Meja Pendaftaran) untuk dilakukan pendataan peserta dengan menunjukkan KTP, lalu ke Meja 2 (Meja Screening) untuk dilakukan pengecekkan kesehatan dan juga cek tensi. Kemudian menuju ke Meja 3 (Meja Vaksinasi) untuk mendapatkan suntikan vaksin covid-19 sesuai dengan dosisnya, dan terakhir menuju ke Meja 4 (Meja Pencatatan, Monitoring pasca vaksin, dan Pemberian Kartu) untuk melakukan monitoring setelah pemberian vaksin dan pencetakan kartu vaksinasi. Setelah semua meja sudah selesai, peserta vaksin diminta untuk menunggu selama 30 Menit untuk melihat apakah ada respon atau keluhan yg muntuk setelah pemberian vaksin. Jika sudah selesai semua peserta bisa untuk meninggalkan tempat dan menunggu informasi pemberian vaksinasi lanjutan Dosis ke 2 melalui media online untuk mengurangi kerumunan.





Komentar
Tulis komentar