Angka kematian ibu
(AKI) dan angka kematian bayi (AKB) menjadi prioritas dalam RPJMN. Target
penurunan AKI tahun 2024 sebesar 183 per 100.000 Kelahiran Hidup, sedangkan
target penurunan AKB tahun 2024 sebesar 16 per 1000 kelahiran hidup.
Pada akhir tahun 2024, kasus kematian ibu di Kabupaten
Boyolali mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun 2023. Pada tahun 2023
terjadi 8 kasus kematian ibu, di tahun 2024 terdapat 19 kasus kematian ibu.
Sedangkan untuk kasus kematian bayi, pada tahun 2023 terdapat 139 kasus dan di
tahun 2024 terdapat 159 kasus kematian bayi.
Salah
satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan AKI dan AKB adalah melalui peningkatan kualitas pelayanan
kesehatan ibu hamil (antenatal care)
menjadi 6 kali seperti tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21
Tahun 2021 tentang Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil,
Persalinan, dan Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi, dan Pelayanan
Kesehatan Seksual.
Pemeriksaan kehamilan atau Antenatal Care (ANC) adalah pemeriksaan yang bertujuan untuk
memantau kondisi kesehatan fisik dan mental ibu hamil, hingga siap menghadapi
masa persalinan, masa nifas, pemberian ASI secara eksklusif, serta kembalinya
kesehatan alat reproduksi secara alami dan bertahap. Pemeriksaan
kehamilan dilakukan minimal 6 kali dengan rincian :
- Trimester
I minimal 2 kali pemeriksaan (1 kali oleh Dokter Spesialis Kandungan)
- Trimester
2 minimal 1 kali pemeriksaan oleh Dokter atau Bidan
- Trimester
3 minimal 3 kali pemeriksaan (1 kali oleh Dokter Spesialis Kandungan)
Perlu
kita ketahui bahwa usia kehamilan 1-3 bulan (Trimester 1) merupakan masa
penting pembentukan bagian tubuh janin. Usia kehamilan 4-6 bulan (Trimester 2)
merupakan saat untuk merencanakan kelahiran dan usia kehamilan 7-9 bulan merupakan
masa persiapan untuk menyambut kehadiran si kecil. Oleh karena itu, pemeriksaan
kesehatan secara rutin sangatlah diperlukan.
Pelayanan
yang didapatkan saat pemeriksaan kehamilan antara lain :
1.
Pemeriksaan kehamilan oleh Dokter, Bidan dan
tenaga Kesehatan
2.
Pemeriksaan Status Gizi
3.
USG
4.
Imunisasi Tetanus
5.
Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD)
6.
Pemeriksaan Tekanan Darah
7.
Pemeriksaan Kondisi Bayi
8.
Skrining Kesehatan Jiwa
9.
Pemeriksaan Laboratorium
10. Kelas
Ibu Hamil
Nah
begitu lengkap ya sobat healthies. Yuk kita dukung ibu hamil sehat, melahirkan
gemerasi hebat.
Sumber
:
Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan di Fasilitas
Kesehatan atau Puskesmas, Kemeks RI, 2018, https://ayosehat.kemkes.go.id/pentingnya-pemeriksaan-kehamilan-anc-di-fasilitas-kesehatan
Buku Kesehatan Ibu dan Anak, Kemenkes RI, 2024




Komentar
Tulis komentar