Boyolali – Kamis, 27 Mei 2021
dilaksanakan kembali kegiatan operasi yustisi tes cepat rapid antigen bagi pelaku
perjalanan yang melintas di kawasan Boyolali. Kegiatan berlangsung di tempat Pos Polisi Bangak,
Boyolali. Kegiatan dapat terlaksana atas kerjasama dari berbagai pihak antara lain
Polres Boyolali, jejaring Public Safety Center (PSC) Dinas Kesehatan Boyolali,
dan Puskesmas Musuk sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kesehatan
Boyolali. Pelaksanaan kegiatan operasi yustisi rapid antigen diperpanjang
hingga 31 Mei 2021.
Proses operasi yustisi tes cepat
rapid antigen dilaksanakan dengan cara menghentikan beberapa kendaraan pelaku
perjalanan yang melintas. Polisi melakukan pengecekkan surat menyurat kendaraan
dari pelaku perjalanan dan meminta pengendara untuk melakukan test antigen
secara langsung ditempat. Dalam kegiatan tersebut terjaring 21 pelaku
perjalanan yang melakukan tes rapid antigen dan semuanya mendapatkan hasil
negative covid-19. Setelah itu pihak petugas kesehatan yang melakukan tes cepat
rapid antigen memberikan surat keterangan negative covid-19 kepada pelaku
perjalanan. Pelaku perjalanan yang sudah mendapat surat keterangan bisa
melanjutkan perjalanan kembali dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Kegiatan operasi yustisi tes cepat
rapid antigen bertujuan untuk menekan angka penyebaran kasus covid-19 dari pelaku
perjalanan pada kondisi pasca beberapa pelaku perjalanan yang nekat melakukan mudik
lebaran dengan mobilitas yang tidak diketahui. Tes tersebut merupakan bentuk
tracing dan testing yang dilakukan oleh tenaga kesehatan pada situasi pandemi
covid-19. Diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut dapat menjaring pelaku
perjalanan yang positif covid-19 untuk mendapatkan treatment dan melakukan
isolasi mandiri sehingga tidak menyebabkan peningkatan penyebaran kasus
covid-19.





Komentar
Tulis komentar