895

Bolehkah Lakukan Fogging Untuk Cegah DBD?

Nature  

Penulis : Arum Koesdyahmurti, S.KM

Desain Cover : Kartika Kirana, S.KM

Pereview : Sri Rahayu Murtiningsih, S.ST

           Saat ini kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sedang mengalami peningkatan. Tercatat per Maret 2024 terdapat hamper 16.000 kasus DBD di 213 kabupaten/kota di Indonesia dengan 124 kematian.  Sedangkan jumlah kasus DBD di Kabupaten Boyolali sampai tanggal 21 Maret 2024  terdapat 233 kasus dengan jumlahkematian sebanyak 5 kasus. Kasus ini lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada bulan yang  sama pada akhir Maret 2023 terdapat 187 kasus dengan angka kematian 2 kasus. Diperkirakan sampai akhir Maret 2024 kasus masih terus bertambah.      

Meskipun bisa dicegah, namun penyakit DBD juga sangat perlu mendapatkan perhatian dari masyarakat mengingat gejala yang muncul hampir sama dengan penyakit flu biasa. Padahal, jika tidak mendapatkan penanganan sedini mungkin, akan menyebabkan komplikasi yang bisa berujung kematian kepada pasien yang terjangkit penyakit DBD.

Seperti kita ketahui, pencegahan DBD yang paling efektif dan efisien sampai saat ini adalah kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus  antara lain:

1.    Menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain

2.     Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya

3.    Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD

 

Adapun yang dimaksud dengan Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan seperti :

1.    Menaburkan bubuk larvasida (lebih dikenal dengan abate) pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan

2.    Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk

3.    Menggunakan kelambu saat tidur

4.    Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk

5.    Menanam tanaman pengusir nyamuk

6.    Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah

7.    Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.

Akan tetapi masyarakat sering menganggap bahwa fogging adalah cara utama dalam mencegah DBD. Padahal faktanya 3M Plus lebih efektif dibandingkan fogging dalam pencegahan DBD karena fogging hanya dapat mematikan nyamuk dewasa saja.

Fogging hanya dapat dilakukan jika memenuhi ketentuan sebagai berikut :

1.   Jika terdapat penularan kasus DBD di suatu wilayah

2.   Pada area radius minimal 200 meter kanan kiri

3.   Dilakukan 2 siklus dengan interval 1 minggu

4.   Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa

5.   Hanya dilakukan setelah berkoordinasi dengan puskesmas setempat

6.   Mesin fogging dalam kondisi baik

7.   Dilakukan oleh tenaga yang  terlatih

8.   Dosis dan jenis insektisida sesuai ketentuan

9.   Bahaya insektisida dapat menyebabkan keracunan (mual/muntah, gagal ginjal, kanker kulit, dll)

            Jadi bagi semua masyarakat tetap lakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus secara rutin setiap 1 minggu sekali.

 

Sumber :

Kumpulan Media Pencegahan DBD, Kementerian Kesehatan, 10 Maret 2020 https://promkes.kemkes.go.id/pub/files/files49863banner-DBD-fogging.pdf

Gejala Demam Berdarah Yang Perlu Diwaspadai, Kemenkes RI, 27 Juni 2023, https://ayosehat.kemkes.go.id/gejala-demam-berdarah-yang-perlu-diwaspadai

Kemenkes Mencatat Februari 2024 Terdapat 16.000 Kasus DBD, 04 Maret 2024, https://www.rri.co.id/kesehatan/579387/kemenkes-mencatat-februari-2024-terdapat-16-000-kasus-dbd

Komentar

No results found.

Tulis komentar

Matematika, contoh, 45-12 = 33