11

Skrining HPV DNA Metode Untuk Mencegah Kanker Serviks Sejak Dini

Nature  

      Kanker leher rahim adalah penyebab utama kanker keempat pada wanita di seluruh dunia, dengan lebih dari 600.000 kasus kanker leher rahim baru dan diperkirakan terdapat lebih dari 340.000 kematian secara global.

      Hampir semua kanker leher rahim disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV), yang merupakan infeksi virus paling umum pada saluran reproduksi dan dikaitkan dengan beberapa jenis kanker lainnya. Penting untuk menerapkan intervensi guna mencegah infeksi dan mengurangi risiko perkembangan kanker leher rahim sejak dini. 

      Salah satu pilar dalam rencana aksi nasional eliminasi kanker leher rahim di Indonesia yaitu menjalankan program skrining HPV DNA secara nasional yang menyasar semua wanita berusia 30 s/d 69 tahun.

      Skrining HPV DNA merupakan skrining kanker serviks dengan HPV DNA yang bertujuan untuk mengetahui lebih dini jenis virus yang menginfeksi serviks berdasarkan subtype keganasan (subtype 16,18 dan 52).

      Skrining HPV DNA merupakan paket layanan kesehatan usia produktif pada cek kesehatan gratis yang dilakukan oleh Puskesmas. Skrining ini dapat dilakukan  1 kali per 10 tahun.

      Pemeriksaan deteksi dini kanker serviks  menggunakan metode co-testing yaitu pemeriksaan IVA dan pemeriksaan HPV DNA dilakukan secara bersamaan. 

Syarat dan persiapan sebelum dilakukan skrining HPV DNA yaitu :

  1. Perempuan usia 30-69 tahun yang memiliki riwayat hubungan seksual
  2. Perempuan yang sudah pernah berhubungan seksual
  3. Tidak sedang menstruasi
  4. Tidak sedang hamil
  5. Tidak melakukan hubungan seksual minimal 24 jam sebelumnya
  6. Hindari pembilasan vagina, penggunaan tampon, spermisida foam, krim/jelly atau obat-obatan pervaginam 1 (satu) minggu sebelumnya

Sekarang kita tahu kanker serviks itu bisa dicegah dan diobati sedini mungkin.


Sumber :

  • Pedoman Kerja Puskesmas Klaster III Kesehatan Dewasa dan Lanjut Usia
  • KMK Nomor HK.01.07/MENKES/987/2025 Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan Metode Human Papilloma Virus Deoxyribonucleic Acid)
  • Rencana Aksi Nasional Eliminasi Kanker Leher Rahim di Indonesia Tahun 2023-2030


Komentar

No results found.

Tulis komentar

Matematika, contoh, 45-12 = 33