748

Mengatasi Kejadian Luar Biasa Keracunan Makanan

Nature  

Kejadian penyakit dikatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) jika timbulnya atau meningkatnya kejadian kesakitan atau kematian yang bermakna secara epidemiologis pada suatu daerah dalam kurun waktu tertentu. KLB sering didefinisikan sebagai mewabahnya penyakit menular yang sebelumnya tidak pernah dikenal dan juga adanya peningkatan kejadian penyakit secara terus-menerus. 

Kejadian Luar Biasa Keracunan Makanan yang selanjutnya disebut KLB Keracunan Makanan adalah suatu kejadian dimana terdapat dua orang atau lebih yang menderita sakit dengan gejala yang sama atau hampir sama setelah mengonsumsi makanan, dan berdasarkan analisis epidemiologi, makanan tersebut terbukti sebagai sumber keracunan.

Begitu banyak penyakit yang ditularkan melalui makanan, WHO menyatakan lebih dari 200 penyakit yang berpotensi dapat menular melalui makanan. Penyakit yang ditularkan melalui makanan atau WHO menyebutnya dengan penyakit  bawaan pangan (Food Borne Diseases) merupakan penyakit yang menular atau keracunan yang disebabkan oleh mikroba atau agen yang masuk ke dalam badan melalui makanan yang dikonsumsi.

Gejala yang terjadi pada KLB keracunan makanan diantaranya diare, pusing, mual hingga muntah. Kemudian pertolongan pertama jika kita menemukan korban keracunan makanan diantaranya :

  • Jika kita melihat teman atau saudara kita terkena keracunan makanan yang di ikuti oleh gejala, Diare, pusing, mual hingga muntah. Ada baiknya tempatkan dulu di tempat nyaman. Setelah itu bantu penderita agar bisa berbaring dengan posisi sejajar.
  • Jika masih mual hingga muntah, berikan cairan pengganti sementara seperti, air putih, oralit atau air kelapa untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.
  • Berikan tablet karbon aktif untuk menyerap racun di dalam saluran pencernaan yang diminum dengan air putih.
  • Jika masih belum ada perubahan, ada baiknya kita bawa ke rumah sakit untuk di beri penanganan lebih lanjut. Karena jika terlambat dibawa ke rumah sakit di khawatirkan akan semakin memperparah kondisi korban keracunan tersebut.


Untuk mencegah terjadinya keracunan makanan, beberapa hal yang dapat dilakukan yaitu :

  • Mencuci tangan sebelum dan setelah menangani atau mengolah pangan.
  • Mencuci tangan setelah menggunakan toilet
  • Mencuci dan membersihkan peralatan masak serta perlengkapan makan sebelum dan setelah digunakan
  • Menjaga area dapur/tempat mengolah pangan dari serangga dan hewan lainnya
  • Tidak meletakan pangan matang pada wadah yang sama dengan bahan pangan mentah untuk mencegah terjadinya kontaminasi silang
  • Tidak mengkonsumsi pangan yang telah kadaluarsa atau pangan dalam kaleng yang kalengnya telah rusak atau menggembung
  • Tidak mengkonsumsi pangan yang telah berbau dan rasanya tidak enak
  • Mengkonsumsi air yang telah dididihkan
  • Memasak pangan sampai matang sempurna 
  • Tidak membiarkan pangan matang pada suhu ruang lebih dari 2 jam, karena mikroba dapat berkembang biak dengan cepat pada suhu ruang
  • Menyimpan produk pangan yang harus disimpan dingin, seperti susu pasteurisasi, keju, sosis dan sari buah dalam lemari pendingin
  • Menyimpan produk pangan olahan beku, seperti nugget, es krim, ayam goreng tepung beku,dll dalam freezer
  • Menyimpan pangan yang tidak habis dimakan dalam lemari pendingin
  • Membersihkan dan mencuci buah-buahan serta sayuran sebelum digunakan, terutama yang dikonsumsi mentah 

Yuk kita jaga agar makanan tetap aman

Sumber :

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2013 tentang Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan

Buku  Pedoman Keracunan Alami dan Non Alami, Kemenkes RI

Pertolongan Pertama Menghadapi Kejadian Luar Biasa (KLB) Keracunan Makanan, Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI, 2016, 

https://pusatkrisis.kemkes.go.id/pertolongan-pertama-menghadapi-kejadian-luar-biasa-klb-keracunan-makanan


Komentar

No results found.

Tulis komentar

Matematika, contoh, 45-12 = 33