510

WASPADA TERHADAP POLIO

Nature  

     Polio adalah penyakit yang disebabkan oleh virus polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan. Penyakit ini bukan merupakan penyakit baru. Polio merupakan salah satu penyakit infeksi emerging dimana penyakit ini merupakan penyakit menular yang berpotensi wabah. 

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan tahun 2024, masih terdapat laporan terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat virus Polio di sejumlah wilayah di Indonesia. Pada wilayah 32 Provinsi dan 399 kabupaten/kota di Indonesia masuk dalam kategori risiko tinggi terinfeksi Polio. Sejak tahun 2022 hingga 2024, telah dilaporkan sebanyak 12 kasus kelumpuhan (11 kasus yang disebabkan oleh virus polio tipe 2 dan 1 kasus diakibatkan oleh virus polio tipe 1). Kasus-kasus ini tersebar di 8 provinsi di Indonesia, yaitu Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Banten.

Gejala penyakit Polio pada tahap awal diantaranya demam, sakit kepala,, kelelahan dan lemas,nyeri tenggorokan, mual, muntah, nyeri sendi dan otot. Sedangkan gejala Polio pada tahap lanjut yaitu nyeri hebat pada otot dan punggung, otot terasa lemas terutama di kaki, refleks tubuh menurun atau hilang, sulit bernapas dan lumpuh mendadak.

Pencegahan Polio sangatlah penting dilakukan. Pencegahan dilakukan melalui imunisasi Polio. Imunisasi Polio merupakan bagian dari program imunisasi dasar wajib bagi anak di Indonesia. 

Pemberian imunisasi polio diberikan melalui dua cara yaitu tetes oral dan suntikan dengan prosedur sebagai berikut:

1. Vaksin Polio Tetes Oral 

OPV (oral polio vaccine) atau vaksin tetes oral diberikan dengan meneteskan vaksin pada mulut bayi dengan dosis 2 tetes dan, diberikan sebanyak 4 kali yaitu pada usia 1, 2, 3 dan 4 bulan.

2. Vaksin Polio Suntikan

IPV (inactivated polio vaccine) adalah vaksin yang diberikan melalui penyuntikan ke dalam kulit atau otot oleh petugas kesehatan terlatih dan diberikan 2 kaliyaitu di usia 4 dan 9  bulan.

Himbauan kepada masyarakat untuk melaporkan kepada petugas kesehatan jika ditemukan anak usia dibawah 5 tahun dengan gejala sebagai berikut :

a. Lumpuh/layuh/lemas/atau keterbatasan gerak

b. Muncul secara mendadak atau tiba-tibat anpa sebab yang jelas, terutama pada salah satu kaki atau lengan, atau tidak membaik dalam waktu singkat, maka kondisi tersebut perlu dicurigai sebagai gejala awal penyakit Polio 


Ayo Lapor Polio!


Sumber  : 

Pentingnya PIN Polio Untuk Mencegah KLB, Kemenkes RI, 20 Juli 2024, https://kemkes.go.id/eng/pentingnya-pin-polio-untuk-mencegah-klb

Panduan Imunisasi Polio 2024 : Tujuan, Prosedur, dan Jadwal, Kemenkes RI, https://ayosehat.kemkes.go.id/agenda-kegiatan/pencegahan-polio


Penulis: Arum Koesdyahmurti, S.KM

Desain cover: Kartika Kirana, S.KM


Komentar

No results found.

Tulis komentar

Matematika, contoh, 45-12 = 33