273

Kenali Penyakit Campak Rubela

Nature  

Penyakit Campak dikenal juga sebagai sebagai Morbili atau Measles atau Gabagen. Campak merupakan penyakit yang sangat menular (infeksius) yang disebabkan oleh virus RNA dari genus Morbilivirus. Sembilan puluh persen (90%) anak yang tidak kebal akan terserang penyakit campak. Sejak vaksinasi campak diberikan secara luas, terjadi perubahan epidemiologi campak terutama di negara berkembang.

          Sedangkan Rubella adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus rubella. Penyakit Rubella disebut juga sebagai Campak Jerman. Penyakit ini mempengaruhi kulit dan kelenjar getah bening. Meski pada umumnya bersifat ringan dan sering terjadi pada anak-anak, penyakit rubella dapat menyebabkan komplikasi serius jika menyerang wanita hamil.

Cara penularan campak rubella adalah melalui percikan ludah penderita pada saat batuk, bersin dan bicara. Gejala yang timbul bila terkena campak rubella antara lain demam, timbul bintik kemerahan dan ruam, pembengkakan kelenjar getah bening khususnya di belakang telinga dan leher, sakit kepala, nyeri pada sendi dan otot yang lebih sering terjadi pada remaja dan dewasa, sakit tenggorokan dan mata merah / konjungtivitis

Jika tidak segera ditangani, penyakit campak rubella dapat menimbulkan komplikasi seperti diare berat, infeksi paru-paru berat, hingga kematian. Komplikasi pada penyakit rubela jika mengenai ibu hamil dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir mati dan kecacatan pada bayi yang dilahirkan, kelainan jantung, kelainan mata, ketulian, dan keterlambatan tumbuh kembang.

Campak Rubela merupakan jenis Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) yaitu dengan imunisasi Campak-Rubela. Imunisasi ini sebaiknya dilakukan sesuai jadwal pada saat bayi berusia 9 bulan dan 18 bulan serta usia sekolah kelas 1 SD/ sederajat

Pencegahan yang lain dapat dilakukan dengan konsumsi makanan bergizi seimbang, pemberian vitamin A pada anak dengan gejala Campak Rubela, jauhi kontak dengan penderita serta jangan lupa untuk selalu berperilaku hidup bersih dan sehat.

 

 

Sumber :

Pedoman Surveilans Congenital Rubella Syndrome  (CRS) Kemenkes RI, 2018

Pedoman Surveilans dan Penanggulangan Difteri Edisi 2018, Kemenkes RI, 2018

Seputar Imunisasi, Kemenkes RI, https://ayosehat.kemkes.go.id/1000-hari-pertama-kehidupan/seputar-imunisasi

Campak, Kemenkes RI, ayosehat.kemkes.go.id

Rubella, Kemenkes RI, ayosehat.kemkes.go.id


Penulis : Arum Koesdyahmurti, S.KM

Desain Cover : Kartika Kirana, S.KM

Penyunting Naskah : Sri Rahayu Murtiningsih, S.ST; Endi Aris, S.KM

Komentar

No results found.

Tulis komentar

Matematika, contoh, 45-12 = 33