46

Apa itu Batuk Rejan / Pertusis?

Nature  

       Pernahkah Anda mendengar istilah batuk rejan? Batuk rejan/ Pertusis adalah penyakit menular pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis. Penyakit ini juga disebut sebagai batuk 100 hari.

       Batuk rejan/Pertusis merupakan jenis infeksi saluran pernafasan yang sangat menular. Penyakit ini dapat menyebabkan kecacatan dan kematian pada anak di bawah usia 2 tahun jika tidak ditangani.

Penularan batuk rejan terjadi melalui droplet (partikel air kecil) dari batuk atau bersin orang yang terinfeksi.  Ada tiga fase gejala batuk rejan/ Pertusis dapat kita ketahui. Pertama, gejala pada fase catarhal yaitu hidung tersumbat, pilek, bersin, mata merah, dan demam. Kedua, gejala pada fase paroksismal yaitu batuk yang terus-menerus diiringi suara tarikan nafas yang khas, batuk lebih sering pada malam hari, mata yang tampak merah, kulit kebiruan, kesulitan bernapas, batuk terus-menerus dan dahak disertai muntah. Ketiga,gejala pada fase konvalesens ditandai dengan batuk berkepanjangan yang perlahan-lahan mulai mereda, tetapi bisa bertahan selama beberapa minggu.

Gejala-gejala tersebut jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada bayi dan anak-anak di bawah usia dua tahun. Beberapa komplikasi tersebut diantaranya dehidrasi, kesulitan bernapas,, penurunan berat badan, pneumonia, kejang, gangguan ginjal, dan hipoksia.

Jika masyarakat menemukan orang dengan gejala-gejala di atas maka segera laporkan ke petugas kesehatan.

Pencegahan batuk rejan/pertussis dapat dilakukan dengan imunisasi DPT-HB-Hib lengkap sesuai jadwal pada bayi dan anak usia di bawah 2 tahun. Selain itu terapkan perilaku hidup bersih dan sehat seperti memakai masker dan menerapkan etika ketika batuk, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, konsumsi makanan dengan gizi seimbang dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat..

 

Sumber :

Petunjuk Teknis Surveilans Pertusis Untuk Petugas Surveilans, Kemenkes RI, 2021

Batuk Rejan, Kemenkes RI, ayosehat.kemkes.go.id



Penulis Naskah : Arum Koesdyahmurti, S.KM

Penyunting naskah : Sri Rahayu Murtiningsih, S.ST

Desain Cover   : Kartika Kirana, S.KM

Komentar

No results found.

Tulis komentar

Matematika, contoh, 45-12 = 33